Tips Menggunakan Stamper Kodok Agar Awet

Plate Compactor atau disebut stamper kodok merupakan “senjata” penting bagi para pekerja konstruksi, terutama yang mengharuskan proses pemadatan permukaan tanah atau sebuah bidang.

Stamper Kodok

Jika tidak pakai alat ini, permukaan akan memiliki banyak rongga udara dan mudah rusak. Tapi untuk menggunakannya perlu tips yang tepat, agar benar-benar memberikan manfaat dan alat ini bisa tahan lama.

Alat ini semakin banyak digunakan karena banyak keunggulannya, seperti bentuknya yang kecil dan bisa dipakai untuk area sempit sekalipun. Juga mampu memberikan kepadatan maksimal pada bidang yang dikerjakan dan lebih menghemat biaya operasional.

6 Tips Menggunakan Stamper Kodok

Tips menggunakan stamper kodok berikut ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang menggunakan , karena mudah untuk diaplikasikan. Anda para pemula yang ingin melakukan kegiatan konstruksi sendiri, juga dapat menggunakannya tanpa bantuan orang lain.

1. Kenali Bagian-Bagian

Alat konstruksi yang satu ini memiliki beberapa bagian utama, yang perlu diketahui sebelum digunakan. Mulai dari mesin yang terletak di bagian tengah alat berbahan stainless steel, kemudian ada bagian pegangan untuk memudahkan mengarahkan mesin saat digunakan.

Selanjutnya ada plat tumbuk yang langsung bersentuhan dengan permukaan bidang, sebagai bagian pemadat yang akan menghantam bidang di bawahnya melalui getaran dengan kecepatan tertentu. Terakhir adalah kaki hentak, yang punya fungsinya memudahkan gerakan vertikal saat menggunakan mesin.

2. Cek Baut dan Mur

Karena kinerjanya mengandalkan getaran yang memungkinkan kendornya baut atau mur pada alat, maka sebelum dipakai harus mengecek kekuatan baut dan mor tersebut.

Gunanya untuk mencegah kemungkinan bocor oli, atau lepasnya bagian-bagian dari mesin. Makanya ketika akan bekerja disarankan membawa perlengkapan seperti obeng, untuk melakukan pengecekan.

Pengecekan ini juga akan meminimalisir kemungkinan kecelakaan kerja, sehingga lebih aman ketika Anda mulai menggunakannya hingga pekerjaan selesai.

3. Pastikan Bahan Bakar

Hal yang perlu diperhatikan adalah ada atau tidaknya bahan bakar, kemudian jumlahnya cukup atau tidak.

Serta memastikan bahwa ketika harus mengisi bahan bakar, jangan sampai terlalu penuh sebab akan berpotensi membuatnya tumpah saat mesin sudah menyala.

Hal itu bisa berakibat fatal seperti meledaknya alat, akibat bahan bakar yang terkena percikan api mesin.

4. Hidupkan Mesin

Cara untuk menghidupkan alat ini pada umumnya adalah dengan membuka terlebih dahulu katup pada bagian bahan bakar, kemudian pindahkan tombol mesin pada posisi hidup atau ON.

Setelah itu Anda bisa menarik bagian grip di samping mesin, untuk menyalakannya hingga menghasilkan bunyi seperti mesin pemotong rumput.

Selanjutnya berikan waktu pemanasan untuk mesin selama sekitar 5 menit, sebelum mulai menggunakannya.

Hal ini untuk mencegah mesin cepat rusak, sebab dengan memanaskannya otomatis semua bagian mesin akan kembali pada posisi siap dipakai. Sama halnya dengan kendaraan bermotor, yang perlu dipanaskan dulu sebelum dipakai.

5. Gunakan Mesin

Saat menggunakan mesin Anda harus mengarahkannya tepat di atas bagian bidang, yang akan diratakan dan dipadatkan. Pastikan Anda memegang handle alat dengan benar, agar posisi mesin tidak berpindah pindah.

6. Matikan Mesin dan Lakukan Perawatan

Setelah selesai digunakan, matikan mesin dan lakukan pengecekan ulang pada mesin guna mengantisipasi adanya benda asing yang akan mengganggu kinerjanya.

Untuk membuatnya tahan lama rawatlah dengan melakukan penggantian oli mesin setiap 50 jam penggunaan, kemudian cek mesin dan komponennya secara rutin.

Demikianlah tips yang benar dalam menggunakan stamper kodok dari saranamutu.co.id , agar Anda bisa memakainya untuk waktu yang lama.

Sebab harganya cukup mahal, jika tiap sebentar rusak karena salah cara pakai, tentu Anda perlu uang tambahan untuk perawatan atau membeli mesin yang baru.

Jasa Backlink PBN Terbaik © 2020